Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

04 Oktober 2010

Tutorial Dasar Java 2









Elemen Dasar Bahasa Java

Anda tentunya telah mengerti tentang konsep pemrograman Java dari bagian pertama. Sekarang Anda akan menyelami lebih dalam pemrograman Java dengan mengenal secara detil dan spesifik mengenai bahasa Java itu sendiri.

Dalam tutorial kali ini Anda akan lebih jauh mempelajari apa-apa yang dapat Anda lakukan dengan statement dan hal-hal dasar di bahasa Java dalam mendefinisikan sebuah metode seperti main atau yang lain. Namun sementara kita tidak akan membahas tentang paradigma pemrograman berorientasi objek seperti kelas dan objek dan bagaimana komunikasi antar objek dalam sebuah program.

Statement dan Ekspresi

Statement adalah bagian terkecil dalam sebuah program untuk melaksanakan suatu tugas tertentu, seperti memanggil metode, mendeklarasikan variabel, membandingkan dua buah variabel, mengassign suatu nilai ke dalam variabel, dll. Berikut ini adalah beberapa contoh statement.

import java.awt.Graphics;

int i = 0;
System.out.println("Hallo " + nama + ", Selamat Datang!");
this.isRuning = false;

Statement-statement tadi hanya bertugas melakukan suatu tugas tanpa perlu mengembalikan suatu nilai atau hasil. Statement-statement yang mengembalikan suatu nilai tersebut kita sebut ekspresi. Berikut contoh ekspresi:

int arraySize = theArray.size();

int result = x + y + z;

Dalam menulis statement Anda tidak perlu menggunakan bentuk penulisan tertentu. Anda dapat saja menuliskan seluruh statement dalam satu baris walaupun hal ini sangat tidak dianjurkan. Yang paling penting untuk Anda ingat di sini adalah bahwa whitespace (enter, spasi, dan tab) tidak mempengaruhi program Anda, dan bahwa setiap statement harus selalu diakhiri tanda titik koma (;). Kelalaian membubuhkan titik koma pada akhir statement dapat menyebabkan program Anda tidak dapat dikompile, atau lebih parah menyebabkan bug yang sulit ditemukan.

Sebagai sedikit teka-teki, Java juga memiliki bentuk yang disebut compound statement atau blok. Namun hal itu belum akan kita bahas dalam tutorial kali ini.

Komentar

Komentar adalah salah satu bagian penting dalam penulisan source code program. Betapapun Anda menganggap sepele komentar dalam suatu source code program, percayalah suatu saat mungkin komentar-komentar tersebut dapat menyelamatkan Anda!

Komentar digunakan oleh programer untuk menjelaskan bagian-bagian dari source code yang ditulisnya. Hal ini dapat membantu si programer itu sendiri maupun orang lain pada saat membaca apalagi mengembangkan atau memperbaiki source code.

Dalam bahasa pemrograman manapun selalu ada fitur komentar. Java sendiri memiliki sintaks yang sangat mirip dengan C dan C++, dengan tambahan yang sangat istimewa yaitu komentar yang nantinya digunakan untuk menciptakan dokumentasi secara otomatis oleh suatu aplikasi yang disebut javadoc.

Dalam Java ada 3 sintaks komentar:

  1. komentar untuk satu baris saja, yaitu yang dimulai dengan tanda // sampai dengan akhir baris;
  2. komentar untuk beberapa baris, yaitu yang dimulai dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */;
  3. komentar khusus untuk membuat dokumentasi program, yaitu yang dimulai dengan tanda /** dan diakhiri dengan tanda */.

Berikut ini contoh ketiga sintaks komentar:

/**

* Class for displaying message to standard output
*/
public class Diplayer
{
/**
* This method is the main method. It will display the message
* to the standard output
*/
public static void main (String[] args)
{
/* First we declare the mesg variable and assign a value
into it, then we print out the String into standard
output */

// variable declaration
String mesg = “Program ini berhasil!”;

// display the String variable
System.out.println(mesg);
}
}

Pada waktu program tersebut dikompile, maka komentar akan diabaikan oleh kompiler. Jadi komentar tidak akan mempengaruhi program Anda dan hanya berfungsi sebagai bantuan bagi programer. Tapi ingat, kesalahan menuliskan bentuk komentar dapat menyebabkan program Anda tidak dapat dikompile.

Variabel dan Tipe Data

Variabel dalam ilmu matematika adalah sesuatu yang menyimpan nilai yang dapat berubah-ubah. Demikian juga dalam bahasa pemrograman. Variabel dalam bahasa pemrograman adalah lokasi dalam memori di mana sebuah nilai disimpan, dan nilai tersebut dapat diubah. Setiap variabel memiliki nama, tipe, dan nilai.

Untuk menggunakan variabel, pertama kita harus mendeklarasikan variabel tersebut. Informasi yang dibutuhkan dalam pendeklarasian variabel adalah tipe variabel tersebut. Tipe variabel sendiri akan kita bahas sebentar lagi. Setelah mendeklarasikan variabel, kita dapat memberi nilai kepada variabel tersebut, yang dalam bahasa pemrograman diistilahkan dengan assignment. Jadi assignment adalah proses pemberian nilai kepada sebuah variabel.

Kita dapat mendefinisikan variabel di bagian manapun dari program sama seperti statement. Namun dianjurkan pendefinisian variabel diletakkan pada awal pendefinisian metode di mana variabel tersebut digunakan. Dalam beberapa hal, kita perlu melakukan pendefinisian variabel di tempat lain untuk menyesuaikan ruang lingkup berlakunya variabel tersebut.

Untuk memahami lebih jauh pendefinisian variabel dan hal-hal yang dapat Anda lakukan dalam mendefinisikan variabel, perhatikanlah kode berikut ini.

public static void main (String[] args)

{
int x; // deklarasi variable biasa
int y, z; // deklarasi dua variabel bertipe sama sekaligus

boolean isRunning = true;
// deklarasi sekaligus assignment nilai

int a = 3, b = 4; // deklarasi sekaligus assignment nilai
int c, d = 6; // deklarasi dan assignment variabel kedua
}

Kode tadi menunjukkan berbagai cara mendefinisikan variabel. Suatu saat mungkin Anda akan merasakan manfaat tertentu dalam menggunakan cara-cara pendefinisian tersebut. Namun disarankan Anda menggunakan cara biasa saja demi kerapian dan pencegahan kesalahan-kesalahan akibat kelalaian dalam penulisan program.

Java memiliki tiga jenis variabel, yaitu: variabel instans, variabel kelas, dan variabel lokal.

Variabel instans adalah variabel yang digunakan sebagai atribut dari sebuah objek. Instans adalah objek yang diciptakan dari sebuah kelas. Anggaplah kelas sebagai template untuk membuat objek. Anda akan memahami lebih jauh mengenai hal ini dalam pembahasan mengenai pemrograman berorientasi objek.

Variabel kelas adalah variabel yang digunakan sebagai atribut dari sebuah kelas. Berbeda dengan variabel instans, variabel kelas akan bernilai sama bagi semua instans dari kelas ybs.

Variabel kelas adalah variabel yang didefinisikan dan digunakan hanya dalam sebuah metode.

Ketiga jenis variabel ini didefinisikan dengan cara yang sangat mirip tetapi variabel kelas dan instans diakses dan diassign dengan cara yang agak berbeda dibandingkan variabel lokal.Saat ini kita hanya akan memusatkan perhatian pada variabel lokal.

Sebagai tambahan, tidak seperti bahasa pemrograman lain, Java tidak memiliki variabel global, yaitu variabel yang tersedia bagi semua bagian program. Dalam Java kita menggunakan variabel kelas dan instans untuk mengkomunikasikan informasi global di antara objek-objek. Hal ini disebabkan Java menganut paradigma pemrograman berorientasi objek murni, sehingga segala hal dipandang sebagai interaksi antarobjek bukan antar bagian program.

Nama sebuah variabel harus diawali huruf atau garis bawah (_) atau tanda dolar ($), dan tidak boleh diawali angka. Karakter berikutnya boleh angka. Ingat kembali Java bersifat case sensitive, jadi perhatikan besar kecil huruf yang Anda pakai dalam nama variabel. Java juga menggunakan set karakter Unicode. Namun hal ini tidak terlalu penting untuk Anda ketahui. Disarankan agar membuat nama variabel yang mengandung makna, sehingga memudahkan pembacaan program Anda, misalnya goButton, cancelButton, statusLabel, dll.

Jenis Variabel

Setiap variabel harus memiliki sebuah tipe. Tipe tersebut bisa berupa salah satu dari delapan tipe primitif Java, nama kelas atau interface, atau sebuah array. Saat ini kita hanya akan membahas tipe primitif dan tipe kelas saja.

Tipe Primitif

Java memiliki delapan jenis tipe primitif atau tipe-tipe dasar yang builtin. Tipe tersebut disebut primitif karena dibangun ke dalam sistem dan bukan benar-benar objek sehingga pemakaiannya lebih efisien. Tipe-tipe tersebut tidak bergantung pada arsitektur mesin, sehingga pemakaiannya tidak mengganggu portabilitas program Anda. Kedelapan tipe primitif ini dijelaskan dalam Tabel 1.

Penting untuk diperhatikan bahwa tipe primitif dimulai dengan huruf kecil, karena ada kelas yang memiliki nama yang sama dengan tipe primitif tersebut yang disebut kelas pembungkus.

Tipe Kelas

Tipe kelas digunakan untuk menyimpan instans dari kelas atau instans subkelas dari kelas tersebut. Subkelas adalah kelas yang mewarisi sifat-sifat kelas tertentu.

Literal

Literal adalah sebuah istilah dalam bahasa pemrograman yang berarti sesuatu nilai yang memiliki arti atau nilai sesuai dengan apa yang kita ketikkan. Misalnya kalau Anda memberi nilai 4 pada suatu variabel bertipe int, maka nilai variabel tersebut adalah 4. Bilangan, karakter, dan string kesemuanya merupakan literal. Berikut dijelaskan beberapa jenis literal dalam Java.

Literal angka dapat berupa bilangan positif. Angka negatif ditulis dengan menambahkan tanda minus (-) di awal angka positif. Angka oktal dengan menambahkan angka 0 di awalnya. Angka heksadecimal dengan menambahkan 0x di awalnya. Literal angka floating point (pecahan desimal) biasanya memiliki dua bagian yaitu bagian integer dan bagian desimal. Untuk memaksa suatu bilangan menjadi misalnya float atau long, cukup tambahkan huruf F atau L di belakang bilangan tersebut. Untuk eksponen gunakan huruf E, seperti 3.0E-7 yang berarti 3,0 kali 10 pangkat minus 7 (0,0000003). Literal boolean terdiri atas true dan false.

Literal karakter terdiri sebuah karakter dalam kutip tunggal seperti 'a', '#', atau '1'. Literal karater juga memiliki karakter khusus yang mewakili karakter noncetak. Tabel 2 menunjukkan karakter-karakter khusus tersebut. Huruf d pada oktal, hekadecimal, dan escape Unicode mewakili bilangan biasa atau bilangan heksadecimal.

Literal string pada dasarnya adalah kombinasi dari karakter dalam tanda kutip ganda. Maka itu karakter-karakter khusus dalam Tabel 2 juga berlaku dalam literal string. Sebagai kelas tersendiri (bukan tipe primitif) String mempunyai metode-metode sehingga Anda dapat melakukan penggabungan, tes, dan pengubahan literal String dengan mudah.

Ekspresi dan Operator

Ekspresi adalah statement yang secara nyata menyelesaikan tugas tertentu dan mengembalikan nilai yang dihasilkannya (statement biasa biasanya tidak akan mengembalikan nilai apapun). Karena ekspresi dapat mengembalikan suatu nilai, maka Anda dapat mengassign nilai tersebut ke sebuah variabel atau mengoperasikannya dengan statement tertentu.

Kebanyakan ekspresi dalam Java menggunakan operator. Operator adalah simbol khusus untuk operasi tertentu, seperti untuk operasi aritmatika, assignment, increment, decrement, dan berbagai operasi logika. Operator-operator tersebut membutuhkan satu atau dua bahkan 3 buah operan. Tabel 3 akan memuat berbagai jenis operator yang perlu Anda ketahui.

Dalam operator increment dan decrement, letak operator adalah penting. Operator yang terletak di depan operan berarti nilai operan dioperasikan terlebih dahulu sebelum diambil. Sebaliknya jika operator berada di belakang operan, maka nilai operan diambil dulu sebelum dioperasikan.

Dalam mengevaluasi sebuah ekspresi yang terdiri atas beberapa operator, Java akan mengerjakan operator-operator tersebut berdasarkan prioritas tertentu yang disebut presedensi operator. Presedensi operator ditunjukkan dalam Tabel 4.

Untuk membuat sebuah ekspresi dengan urutan pengerjaan tertentu, Anda dapat menggunakan tanda kurung untuk mengelompokkan ekspresi. Sesuai dengan presedensi operator, maka Java akan memproses terlebih dahulu ekspresi yang berada dalam tanda kurung.

Dalam tutorial kali ini Anda telah mempelajari dasar-dasar pemrograman Java, dan Anda seharusnya sudah bisa memulai bermain-main dengan membuat program-program sederhana. Untuk tutorial berikutnya kita akan mempelajari paradigma pemrograman berorientasi objek dalam Java. Selamat mencoba!

30 September 2010

Tutorial Dasar Java 1









Java Fundamental

Bagi temen2 yg baru sekali ini belajar Java..
Ini ada tutorial singkat mengenai cara membuat file Java, mengcompile file Java tersebut, dan bagaimana menjalankan program Java.
Dibagian ini juga akan membahas sedikit tentang variabel dalam Java..
Silahkan mengikuti Smile
Okey skrg gw kasih tutorial singkat mengenai Java, bukan tutorial game, melainkan tutorial dasar-dasar Java, untuk membantu yang bener2 pemula sama sekali ^_^


LANGKAH 1: Membuat kode program Java

Nah hal pertama adalah, bagaimana asal mula suatu program aplikasi Java?
Untuk menjalankan program Java, pertama-tama kita buat file teks (txt) biasa, beri nama dengan format penamaan TitleCase dan akhiri dengan extension .java :
Misalnya Test.java

Untuk mengisi kode programnya, edit file tersebut dengan menggunakan teks editor apa saja, misalnya Notepad.

FILE :: Test.java
Isikan kode programnya:

Code:
public class Test {
// Test -> sesuai dengan nama filenya: Test.java
// (ingat Java case sensitive, Test berbeda dgn test)
}

PS: "//" adalah komentar, apapun yang ditulis setelah // tidak akan diproses
PS2: sekali lagi Java adalah case sensitive, penulisan harus benar2 memperhatikan huruf kecil dan huruf besar.


LANGKAH 2: Mengcompile kode program kita

Compile kode program yang telah kita buat dengan menggunakan Java compiler (javac.exe) yang telah termasuk dalam bundel Java SDK (J2SE), dapatkan Java SDK di http://java.sun.com/j2se/.

Gunakan DOS Prompt, buka melalui Start menu-Run-ketik CMD.
Tuliskan ini di DOS prompt :

Code:
javac Test.java

Setelah dicompile Test.java akan menghasilkan Test.class

Quote:
Test.java (kode program) compile -> Test.class (java bytecode)



LANGKAH 3: Menjalankan program tersebut

Untuk menjalankan program yang telah kita compile diatas digunakan Java launcher (java.exe), juga melalui DOS prompt :

Code:
java Test

Pada tahap ini program kita diatas akan mengeluarkan error tidak dapat dijalankan, karena Java tidak tahu harus dimulai darimana program aplikasi kita ini.








LANGKAH 4: Membuat start awal aplikasi

Start awal jalannya suatu aplikasi Java dimulai dari ditemukannya kata kunci (keyword) :

Code:
public static void main(String[] args) { }

Nah tinggal tambahkan keyword tersebut ke file Test.java kita :

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
// application start-point
}

}

Jadi program Test.java diatas sudah dapat dicompile DAN dijalankan.
Tapi karena isinya kosong, jadi program kita tsb tidak melakukan suatu hal apapun, sungguh suatu program yang tak berguna Smile
java Test -> masuk ke bagian application start-point dan selesai, tidak ada yang dikerjakan.


LANGKAH 5: Mengeluarkan suatu tulisan

Nah untuk mengeluarkan output ke console (DOS prompt) kita gunakan fungsi System.out.println("kata") :

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World!");
}

}

Program kita diatas ketika dijalankan akan mengeluarkan tulisan Hello World ke console.
Ah ha! Akhirnya program kita sudah jalan dan mengerjakan sesuatu, apakah Anda sudah cukup senang sekarang?! Smile
Nah selanjutnya kita akan mengenal variabel2 dalam bahasa program Java.



LANGKAH 6: Mengenal variabel serta jenis-jenisnya

Nah setelah kita mengetahui bagaimana dasar aplikasi Java dari membuat file berekstensi .java sampai menjalankannya, sekarang saatnya untuk berkenalan dengan jenis-jenis variabel yang terdapat dalam Java.

Jadi apa itu variabel??

Untuk menyimpan nilai tertentu di dalam program aplikasi kita (memori komputer), nilai tersebut haruslah disimpan sesuai kedalam suatu variabel yang tipenya sesuai dengan tipe dari nilai tersebut.
Kita tidak dapat menyimpan tipe bernilai angka ke variabel bertipe nilai huruf ataupun sebaliknya.

Pada bahasa pemograman Java, tipe-tipe variabel yang tersedia diantaranya :

Quote:
- int : untuk menyimpan nilai berupa angka bilangan bulat, misalnya: 10
- double : untuk menyimpan nilai berupa angka bilangan desimal, misalnya: 0.5
- String : untuk menyimpan nilai berupa teks kata-kata, misalnya: "Hello World"
- boolean : untuk menyimpan nilai sederhana iya atau tidak, misalnya: true


Untuk mendeklarasikan variabel yang dapat menyimpan nilai tersebut cukup dengan menggunakan:

Code:
[tipe_variabel] [nama_variabel];

misalnya: int tipeInt;
pendeklarasian variabel bernama tipeInt sebagai variabel bertipe int

Untuk mengisikan nilai ke variabel tsb gunakan tanda =

Code:
int tipeInt;

tipeInt = 10; // mengisi tipeInt dengan nilai 10


Contoh dalam program:

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
int a = 10;
double b = 0.5;
String c = "Halo";
boolean d = true;

// mengeluarkan nilai diatas ke console
System.out.println(a); // console tertulis: 10
System.out.println(b); // console tertulis: 0.5
System.out.println(c); // console tertulis: Halo
System.out.println(d); // console tertulis: true

// ganti nilai variabel a
a = 100;
System.out.println(a); // console tertulis: 100
}

}


Setelah kita mengetahui jenis-jenis tipe variabel dan bagaimana menggunakannya, sekarang kita lihat bagaimana cara mengolahnya/memanipulasinya.








LANGKAH 7: Operasi variabel

Variabel tersebut dapat kita olah sama seperti didalam matematika, yakni dengan menggunakan operasi pertambahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), ataupun hasil bagi (%).
Misalnya: int a = 10 + 10; // pertambahan
Tidak ada yang spesial dalam mengolah data variabel tersebut, cukup gunakan tanda +, -, *, /, %

Contoh:

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
int a = 10;
int b = 20;
int c = a + b; // 10 + 20 = 30
int d = a - b; // 10 - 20 = -10

System.out.println(a);
System.out.println(b);
System.out.println(c);
System.out.println(d);


double e = 2;
double f = 4;
double g = e * f; // 2 x 4 = 8
double h = e / f; // 2 / 4 = 0.5

System.out.println(e);
System.out.println(f);
System.out.println(g);
System.out.println(h);

System.out.println(5 % 3); // = 2 -> 5 / 3 = 1 sisa 2
}

}


Java juga menyediakan cara untuk mempersingkat operasi tertentu:

Code:
int a = 0;
// menambah dengan 10
cara 1: a = a + 10;
cara 2: a += 10; // lebih singkat

Sama halnya dengan pengurangan, perkalian, pembagian.

Code:
a -= 10;
a *= 10;
a /= 10;


Dan Java juga menyediakan khusus penyingkatan untuk penambahan/pengurangan dengan 1:

Code:
a = a + 1; -> a += 1; -> a++;
a = a - 1; -> a -= 1; -> a--;

05 Juni 2010

CARA MEMBUAT LAPORAN KEGIATAN









Pengertian Laporan Kegiatan

Laporan kegiatan adalah suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksana suatu kegiatan, yang harus disampaikan oleh pembina kepada pihak yang memberi tugas sebagai pertanggungjawaban.

Pentingnya Laporan Kegiatan

Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :

a. Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.

b. Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.

c. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.

d. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain.

Macam Laporan Kegiatan

a. Ditinjau dari cara penyampaian, terdapat :

1) Laporan lisan, disampaikan secara lesan, biasanya dilakukan hal-hal yang perlu segera disampaikan laporan lisan dapat dengan tatap muka, lewat telepon , wawancara dan sebagainya.

2) Laporan tertulis, disampaikan secara lengkap dalam bentuk tulisan.

b. Ditinjau dari bahasa yang digunakan, terdapat :

1) Laporan yang ditulis secara populer, yang menggunakan kata-kata sederhana, kadang-kadang diselingi dengan kalimat humor / lucu.

2) Laporan yang ditulis secara ilmiah, sebagai hasil peneliti. Biasanya isinya singkat tetapi padat dan sistimatis serta logis.

c. Ditinjau dari isinya, dapat dibedakan :

1) Laporan kegiatan, misalnya pelaksanaan perkemahan, pelaksanaan ujian SKU, SKK, Pramuka Garuda.

2) Laporan perjalanan, misalnya laporan wisata, pengembaraan, penjelejahan dan sebagainya.

3) Laporan keuangan, menyangkut masalah penerimaan dan penggunaan uang.

ImageSistimatika Laporan

Hendaknya laporan lengkap, dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana ( how ).

Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat mudah memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai berikut :

1. Pendahuluan

Pada pendahuluan disebutkan tentang :

a. Latar belakang kegiatan.

b. Dasar hukum kegiatan.

c. Apa maksud dan tujuan kegiatan.

d. Ruang lingkup isi laporan.

2. Isi Laporan

Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :

a. Jenis kegiatan.

b. Tempat dan waktu kegiatan.

c. Petugas kegiatan.

d. Persiapan dan rencana kegiatan.

e. Peserta kegiatan.

f. Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).

g. Kesulitan dan hambatan.

h. Hasil kegiatan.

i. Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.

3. Penutup

Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Laporan diusahakan agar :

a. Singkat dan padat.

b. Runtut atau sistimatis.

c. Mudah dipahami isinya.

d. Isinya lengkap.

e. Menarik penyajiannya.

f. Berpegangan pada fakta, data dan persoalannya.

g. Tepat pada waktunya.

Lain – lain.

a. Dalam laporan dapat dilampirkan : photo-photo kegiatan, tanda bukti, surat-surat keterangan dan sebagainya (copy)

b. Untuk mempermudah penyusunan laporan sebaiknya tetap mengacu pada proposal yang pernah diajukan.

c. Memberikan Laporan kegiatan dengan tembusan kepada satuan/ lembaga yang terkait. (Mabi, Kwartir, Sponsor dll)

25 Maret 2010

Download Jeni 1 sampai 6


  • JENI 4 Materi.zip (version 1)
    1073k Download
  • JENI 1 Lab Act.zip (version 1)
    3369k Download
  • JENI 1 Materi.zip (version 1)
    5894k Download
  • JENI 2 Lab Act.zip (version 1)
    2373k Download
  • JENI 2 Materi.zip (version 1)
    4539k Download
  • JENI 3 Lab Act.zip (version 1)
    5785k Download
  • JENI 3 Materi.zip (version 1)
    4913k Download
  • JENI 4 Lab Act.zip (version 1)
    804k Download
  • JENI 5 Lab Act.zip (version 1)
    318k Download
  • JENI 5 Materi.zip (version 1)
    1939k Download
  • JENI 6 Lab Act.zip (version 1)
    2784k Download
  • JENI 6 Materi.zip (version 1)
    1381k Download
  • komodo-jeni-1.0.zip (version 1)
    17k Download

27 April 2009

Download Java Jeni 4 Jeni 5 Jeni 6



Java Education Network Indonesia is a genius or a program of education applied as a Java-based programming language that declared by the Ministry of National Education of the Republic of Indonesia as a series of programs from the National Education Network (JARDIKNAS).

Jeni is an integrated service for students in Indonesia, to learn, share and develop solutions based on JAVA. Jeni Jedi implement the project as the basis of the curriculum with the additional development of the various technology trends JAVA.Salah one of the goals of the center is the type of benefits (center of excellence) education and development of applied science, technology, at the national level and international-based commitment to moral and ethical and supported by the development of sustainable resources.


Logo is a type of bird gelatik (the java Finch), which is maskot official Java User Group (jug) in the world (http://thejavafinch.dev.java.net). Gelatik Bird is one of the birds that come from the island are happy to fly in groups and like hot weather. The characteristics of this is considered to be able to describe the spirit of the Java community groups who work to spread something without keberpihakan.

Please download tutorialnya jeni4, 5 and 6 in Here

Download Java Jeni 1 Jeni 2 Jeni 3



Java Education Network Indonesia is a genius or a program of education applied as a Java-based programming language that declared by the Ministry of National Education of the Republic of Indonesia as a series of programs from the National Education Network (JARDIKNAS).

Jeni is an integrated service for students in Indonesia, to learn, share and develop solutions based on JAVA. Jeni Jedi implement the project as the basis of the curriculum with the additional development of the various technology trends JAVA.Salah one of the goals of the center is the type of benefits (center of excellence) education and development of applied science, technology, at the national level and international-based commitment to moral and ethical and supported by the development of sustainable resources.


Logo is a type of bird gelatik (the java Finch), which is maskot official Java User Group (jug) in the world (http://thejavafinch.dev.java.net). Gelatik Bird is one of the birds that come from the island are happy to fly in groups and like hot weather. The characteristics of this is considered to be able to describe the spirit of the Java community groups who work to spread something without keberpihakan.

Please download tutorialnya jeni1, 2 and 3 in Here